Cara Merakit PC Sendiri dengan 15 Langkah

Diposting pada

Pada artikel kali ini Tutorian21 akan membahas cara merakit PC sendiri dengan 15 langkah yang mudah untuk dilakukan pemula.

Sebelum Anda merakit komputer, ada beberapa alat dan hal yang perlu Anda persiapkan agar perakitan dapat berlangsung efisien dan efektif.

Pertama, pastikan ruangan yang akan dipakai merakit PC memiliki ukuran yang cukup luas, bersih, dan penerangannya baik.

Kedua, hindari listrik statis dari tubuh Anda, karena komponen PC sensitif terhadap gangguan elektrik, bahkan hanya dengan 35 volt saja Anda bisa merusak chip.

Untuk menghindari listrik statis, Anda bisa menggunakan gelang antistatik.

Jika tidak punya, sentuhlah bagian logam casing selama 8 detik sebelum merakit komponen, dengan begitu listrik statis akan hilang dari tubuh Anda.

Ketiga, persiapkan peralatan utama untuk merakit PC, yaitu obeng. Jika tidak punya satu set obeng yang lengkap, siapkan saja sebuah obeng (-) dan (+) yang layak pakai sudah cukup.

Dan yang paling penting di ingat adalah: jangan menyambungkan catu daya atau power supply pada cassing dengan jala listrik sebelum Anda yakin semua komponen sudah terpasang dengan benar.

Jika sudah, mari kita mulai langkah-langkah merakit PC dari awal sampai akhir / tutorial merakit komputer / cara merakit PC yang baik dan benar untuk pemula.

Cara Merakit PC

Sebelum masuk ke cara merakit PC, ada beberapa kesalahan-kesalahan yang sering terjadi pada saat perakitan yang perlu Anda tahu, yaitu:

  1. Peletakan motherboard yang buruk.
  2. Pemasangan kabel data yang salah.
  3. Pemasangan board yang salah.
  4. Lupa memasang kabel power.
  5. Pengaturan kabel yang buruk.
  6. Lupa memasang kabel-kabel.
  7. Panik saat terjadi hal tak terduga.

Setelah tahu kesalahan-kesalahan di atas, tugas Anda selanjutnya adalah mempersiapkan semua hardware yang akan dirakit. Hardware-hardware itu antara lain:

  1. Processor
  2. Heatsink
  3. Motherboard/Mainboard
  4. Memori RAM
  5. VGA card (Namun VGA card di sini bersifat opsional, karena tidak semua komputer membutuhkan VGA eksternal).
  6. Hardisk untuk penyimpanan data dll.
  7. CD/DVD Drive
  8. Power supply
  9. Casing

Jika semua hardware tersebut sudah siap, kita lanjut ke tahap perakitan PC.

Silahkan ikuti tutorial merakit PC atau cara merakit PC dari awal sampai akhir berikut ini:

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Processor AMD

1. Menyiapkan Casing

Casing PC gaming

Pertama-tama siapkan casingnya terlebih dulu.

2. Memasang Power Supply

Memasang power supply

Kemudian pasang power supply dan jangan lupa pasang baut power supply di belakang casing dengan kencang.

3. Menyiapkan Motherboard

Motherboard PC gaming

Selanjutnya kita persiapkan motherboardnya.

4. Memasang Processor

Memasang processor

Buka pengunci socket processor pada motherboard kemudian pasang processornya pada posisi yang pas.

Pemasangan processor harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Mulai dari cara memegangnya sampai posisi peletakan tidak boleh salah, supaya pin processor tidak rusak.

Apabila peletakan sudah benar, nantinya processor akan menempel dengan baik pada socket.

Namun apabila peletakan tidak benar, jangan dipaksa. Angkat kembali processor lalu perbaiki lagi posisinya dengan hati-hati.

Jika sudah benar, selanjutnya kunci socket processor seperti saat Anda membukanya.

Pastikan processor terkunci dengan benar, sehingga processor tidak goyang atau bergeser.

5. Memberi Thermal Paste

Memberi thermal paste

Setelah processor terpasang dan terkunci dengan baik, sekarang berikan thermal paste pada permukaannya.

Jangan terlalu banyak memberikan paste, berikan saja secukupnya, asalkan merata di atas permukaan processornya.

Fungsi thermal paste di sini adalah untuk menjaga suhu processor supaya tetap dingin.

6. Memasang Heatsink

Memasang heatsink

Selanjutnya pasang heatsink atau kipas processor. Pastikan posisinya sudah benar ada di tengah, kemudian tekan dan putar keempat sudutnya bergantian.

Untuk memastikan heatsink terpasang dengan baik, silahkan priksa bagian bawah motherboard, pastikan heatsink mengunci dengan benar dan pas.

Selanjutnya colokkan kabel heatsink pada colokan yang berada di sekitar area socket processor pada motherboard.

7. Memasang RAM

memasang memori ram

Selanjutnya Anda bisa memasang RAM. Pastikan posisi pemasangannya benar-benar pas dengan slotnya.

RAM akan benar-benar masuk ke slot apabila posisinya sesuai. Kemudian beri sedikit tekanan sehingga berbunya klik.

Setelah memasang RAM kini motherboard sudah siap dipasang di dalam casing.

8. Memasang Back Panel

Memasang back panel

Sebelum memasukkan motherboard kedalam casing, pasang terlebih dulu back panel atau panel I/O di bagian belakang casing.

Back panel berfungsi agar motherboard nantinya bisa terpasang pada posisi yang pas dan terlihat rapi dari belakang.

9. Memasang Motherboard

Memasang motherboard

Selanjutnya motherboard yang sudah dirakit tadi bisa langsung dipasang kedalam casing.

Posisikan ujung-ujung motherboard dengan pas kemudian baut satu persatu dengan kuat.

Periksa bagian back panel untuk memastikan posisi motherboard, apakah sudah pas atau belum.

10. Memasang Kabel

memasang kabel pc

Selanjutnya pasang kabel power dari power supply ke motherboard. Umumnya ujung kabel ini memiliki 24 atau 20 pin tergantung tipe motherboardnya.

Hubungkan juga kabel pin dari power supply ke processor, umumnya kabel ini memiliki 4 atau 8 pin.

Setelah itu pasang kabel power switch, reset switch, power LED, dan LED hardisk. Umumnya letak kabel-kabel ini ada di bagian bawah motherboard.

Baca buku petunjuk motherboard jika Anda kesulitan memasang kabel-kabel ini. Jangan asal tancap, karena pin bisa saja rusak.

Selanjutnya pasang kabel USB dan audio yang ada pada motherboard. Umumnya slot kabel ini sudah disertai tulisan pada sisi-sisinya.

11. Memasang CD/DVD Drive

CD/DVD Drive biasanya dipasang pada bagian depan casing. Masukkan CD/DVD Drive di tempat yang sudah disediakan, lalu kencangkan dengan baut-bautnya.

Jangan lupa pasang kabel yang menghubungkan CD/DVD Drive dengan konektor pada motherboard.

12. Memasang Hard Disk

memasang hard disk

Pasang hardisk di tempat yang sudah disediakan di casing. Pasang juga baut-bautnya supaya hardisk menempel dengan kuat.

Jika sudah, tancapkan kabel SATA ke motherboard dan tancapkan juga kabel power dari power supply.

13. Merapikan Kabel

merapikan kabel pc

Gunakan karet gelang atau kabel ties untuk mengikat kabel-kabel supaya rapi.

Kabel yang rapi akan mempermudah Anda ketika menangani kerusakan, membongkar pasang komponen, dan membersihkan PC yang kotor.

14. Memasang VGA Card

memasang vga card

Pasang VGA card pada slot PCIe yang ada pada motherboard. Pasang dengan hati-hati, apabila tidak bisa masuk dengan baik jangan di paksa.

Angkat kembali VGA dan atur ulang posisinya. VGA akan masuk dan terpasang dengan pas apabila peletakkan sudah benar pada slotnya.

Setelah VGA benar-benar terpasang dengan benar, pasang baut penguat VGA pada lubang yang sudah tersedia di casingnya.

Jangan lupa mencolokkan pin power PCIe ke VGA card.

15. Menutup Casing dan Menghidupkan PC

cara merakit pc

Sampai disini tahap-tahap merakit PC sudah selesai, sekarang tinggal menutup casingnya saja.

Setelah semua komponen dirakit dan casing sudah ditutup, langkah berikutnya adalah memasang kabel power untuk PC dan monitor.

Pasang juga mouse dan keyboard. Jika sudah, coba hidupkan komputer dengan menekan tombol power.

Di layar akan muncul tampilan, dan pastinya Anda harus menyesuaikan BIOS dengan komponen yang terpasang.

Untuk melakukan setup BIOS tekan tombol Del atau F2. Jika gagal, carilah di buku petunjuk motherboard.

Setelah hard disk dikenali, sekarang tinggal memformatnya kemudian instal sistem operasi yang Anda butuhkan.

Instal juga driver untuk motherboard dan driver-driver lainnya, dan setelah itu Anda bisa menginstal program-program yang Anda perlukan.

Itulah cara merakit PC dari awal sampai akhir. Step-step di atas tidak harus berurutan, karena setiap orang mempunyai cara merakit PC masing-masing.

Baca Juga: Pengertian VGA Card

Cara Membongkar PC

Suatu saat Anda pasti butuh membongkar pasang PC yang telah Anda rakit. Entah itu karena ada kerusakan ataupun kebutuhan mengganti komponen tertentu.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membongkar PC:

  1. Pastikan dulu apakah Anda benar-benar perlu membongkar PC.
  2. Pastikan membongkar PC di ruangan yang memadai.
  3. Sediakan tempat untuk peralatan kecil seperti baut dll.
  4. Lakukan backup konfigurasi.
  5. Cabut kabel listrik yang terhubung dengan PC.
  6. Pisahkan monitor dari casing PC.
  7. Membuat Diagram.

Buat diagram di kertas untuk mencatat semua perangkat yang akan di bongkar. Diagram sangat membantu ketika membongkar pasang PC.

Karena pada saat Anda mencabut sesuatu, mungkin saja Anda lupa dimana tempatnya semula dan bagaimana pemasangannya. Nah, dengan catatan diagram, semua masalah itu bisa diatasi.

Jika kabel tidak memiliki tanda yang jelas, Anda bisa memberikannya tanda menggunakan spidol, baik di kabel maupun di komponen lain.

Catat juga penempatan jumper atau DIP Switch untuk menghindari kesalahan yang tidak disengaja mengubah jumper atau menggeser DIP Switch.

Dengan catatan tersebut, Anda bisa mengembalikan jumper dan DIP Switch jika tidak sengaja terubah.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Power Supply

Cara Merawat PC

Setelah belajar cara merakit PC dan cara membongkar pasangnya, kini kita akan membahas cara perawatannya.

Agar perangkat PC yang Anda pakai tidak cepat rusak, tentu perlu dirawat dengan baik.

Oleh karena itu, Anda harus paham bagaimana cara melakukan pemeliharaan komputer yang tepat.

Karena, komputer mempunyai banyak komponen yang sensitif dan mudah rusak jika perawatan yang Anda lakukan sembarangan.

Nah, kali ini kami akan membagikan beberapa tips tentang cara merawat PC komputer supaya tetap awet dan tahan lama.

#1. Gunakan tegangan listrik yang stabil

Komputer adalah perangkat elektronik yang tidak bisa hidup tanpa aliran listrik.

Di dalamnya terdapat komponen-komponen yang berhubungan dengan data-data digital yang sangat bergantung dengan kestabilan arus listrik yang Anda gunakan.

Untuk menstabilkan tegangan listrik Anda bisa memakai alat stabilizer atau UPS.

Alat ini akan membuat listrik tetap stabil meskipun tegangannya tiba-tiba turun.

#2. Mematikan PC dengan cara yang benar

Banyak orang yang menyepelekan tentang cara mematikan komputer/PC.

Padahal cara mematikan komputer yang asal-asalan bisa mengakibatkan komputer cepat rusak, khususnya di bagian CPU atau processor.

Oleh karena itu jangan mematikan PC dengan langsung cabut, tapi matikanlah dengan cara yang benar.

#3. Gunakan pendingin yang bagus

Ketika dioprasikan, komponen-komponen komputer akan menghasilkan suhu yang panas, apalagi ketika dipakai kerja berat seperti main game.

Oleh karena itu Anda harus menggunakan pendingin yang baik, dan selalu pastikan kipas pendingin tersebut berjalan dengan normal.

Pendingin itu ada di bagian atas CPU/processor dan ada di bagian casing.

#4. Rajin membersihkan PC

Cara merawat komputer yang ke-4 adalah dengan rajin membersihkannya, terutama di bagian perangkat-perangkat yang ada didalam casing dan motherboard.

Pantau juga ventilasi udara pada casing, pastikan udara dapat masuk dan keluar dengan lancar melalui ventilasi tersebut.

Lihat juga kipas pendinginnya. Jika sudah kotor, maka cepat-cepatlah membersihkannya.

#5. Gunakan anti virus

Virus merupakan salah satu musuh terbesar komputer. Oleh karena itu sangat disarankan memakai software antivirus yang terupdate.

Pilihlah antivirus yang universal, agar semua jenis virus bisa dicegah degan satu aplikasi itu.

Demikian ulasan kali ini, semoga cara merakit PC, cara membongkar PC, dan cara merawat PC yang kami sampaikan di atas dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *